Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Wednesday, June 8, 2011

Caligula Tokoh S*ks Maniak Dalam Sejarah Romawi Bag. II

Berikut ini perilaku gila-gilaan Caligula :

1. Caligula jatuh hati pada Drusilla, saudara perempuannya sendiri. Namun Drusilla sudah menikah, Caligula pun memaksa Drusilla untuk meninggalkan suaminya. Ia lalu memberitahu rakyat Romami yang terkejut tentang ini, Caligula mengatakan bahwa hal ini adalah sangat pantas dan tidak seorangpun perlu mengeluh. Ia memberi alasan bahwa pada jaman dulu para Fraun juga telah melakukan hal seperti ini dan karena Romawi memerintah Mesir, maka perbuatannya adalah sesuatu yang benar-benar sah bagi dia.


2. Gemellus adalah saingan Caligula sebagai pewaris tahta Roma dari Tiberius, kakek mereka. Pada suatu waktu Gemellus datang untuk makan malam. Mulutnya menyebarkan bau obat batuk. Lalu Caligula pun menuduh Gemellus meminum obat penawar racun. Maka Caligula segera memerintahkan Gemellus untuk bunuh diri. Pemuda yang berusia delapan belas tahun itu menurut dan menusukkan pedang pada tubuhnya hingga mati.


3. Memerintahkan orang untuk bunuh diri menjadi kegemaran Caligula. Banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat telah diperintahkannya untuk mengakhiri hidup mereka sendiri. Dengan memerintahkan hal itu, rasa kedewaan Caligula semangkin menjadi-jadi. Ketika suatu malam dia duduk dalam acara perjamuan bersama kawan-kawannya, ia sekonyong-konyong meledak tertawa. Lalu ia menjawab pertanyaan atas tingkahnya itu, ia berkata,” Aku sedang berpikir bahwa hanya dengan satu anggukan kepala, aku dapat menitahkan leher kalian digorok!” Pernyataan itu langsung menghilangkan suasana riang pesta. Sungguh congkak!

4. Penghinaan Caligula terhadap orang banyak merajalela. Ia secara resmi mengumumkan bahwa kuda kesayangannya, Incitatus, menjadi Konsul. Lalu ia menyediakan Rumah yang mewah, lengkap dengan sejumlah pelayan, untuk mengurus kuda itu. Pesta-pesta besar diadakan, dengan kuda itu sebagai tuan rumahnya. Namun semua itu belum memuaskan rasa iseng Caligula yang sesungguhnya sudah kelewat batas, maka ia pun menunjuk kuda itu sebagai Imam di sebuah kuil. Gila!

5. Ketika Caligula menghadiri suatu pernikahan kawannya, kadang ia memutuskan bahwa ia sendirilah yang harus menjadi suami dari wanita itu. Pengantin prianya pun hanya duduk membisu keheranan. Ketika kemudian ia bosan dengan isterinya ini, ia menceraikannya.

6. Caligula sangat menyukai acara lelang. Ia seringkali naik ke atas meja dan pura-pura berperan sebagai juru lelang. Ia suka menjual budak belian dan para gladiator, dan terkadang ia memaksa orang-orang kaya untuk datang ke pelelangannya. Pernah suatu hari, seorang bangsawan tertentu yang telah dipaksa untuk hadir, mengangguk angguk sambil tertidur. Caligula mengartikannya sebagai tawaran. Ketika orang malang itu mulai terjaga, ia mendapati dirinya telah membeli 13 gladiator dengan harga yang amat besar, yaitu 2.250.000 Dinar. Jumlah uang yang sangat banyak wakti itu.

7. Caligula memutuskan bahwa air biasa tidak cukup baik untuk mandi, maka ia mandi dalam air parfum, untuk sekali perjamuan saja ia mengeluarkan 2.500.000 Dinar. Dalam waktu singkat pemborosan ini menguras keuangan negara yang ditinggalkan Tiberius dalam jumlah yang besar. Agar dapat memperbesar pendapatan negara, Caligula menetapkan pajak atas hampir semua barang.

8. Ketika terjadi kekurangan daging dalam pasokan makanan kebun binatang, Caligula menetapkan bahwa “semua tahanan yang kepalanya botak” dijadikan makanan bagi hewan-hewan penghuni kebun binatang itu.
Ketika umur 29 tahun, Caligula sudah kelihatan seperti orang tua. Semua perbuatannya yang melampaui batas telah menghabiskan vitalitas hidupnya, dan ia dibenci hampir seluruh Kemaharajaan Romawi. Pada tanggal 24 Januari tahun 41 ia membuat kesalahan dengan menghina seorang perwira pengawal pribadinya secara melampaui batas. Perwira ini yaitu Cassius Chaerea, menghunus pedangnya dan menebas Kaisar pada bahunya. Tetapi sementara ia masih terbelalak, anggota-anggota lain dari barisan pengawal menyerbu Kaisar Gila itu, membunuhnya dengan pedang mereka.
Dan dengan demikian berakhirlah riwayat hidup Caligula.

Menurut penilaian para ahli sejarah, mereka sepakat menyatakan bahwa Caligula adalah seorang yang SAKIT JIWA.

Caligula Tokoh S*ks Maniak Dalam Sejarah Romawi Bag. I

Caligula, mungkin pernah anda dengar, dia adalah kaisar kerajaan Romawi yang masa pemerintahannya hanya singkat, dari tahun 37 - 41 masehi. Walaupun begitu, Caligula sangat terkenal, karena dia mempimpin negaranya dengan sifat bengis dan keji, gampang membunuh dan sangat menyukai petualangan seks. Jika ada pernikahan, maka pengantin perempuannya akan diperawani sang kaisar terlebih dulu, sedang pengantin laki-lakinya disodomi dengan brutal. Yang lebih mengerikan, adik perempuannya sendiri juga dijadikan budak nafsu.
Menilik catatan sejarah, pada masa kerajaan Romawi kuno, lingga dan yoni dijadikan sarana pemujaan, dan dari penyatuan kemaluan laki-perempuan itu dipercaya akan mendatangkan kekuatan. Seks adalah sumber energi. Luar biasa.

Kerajaan Romawi kuno memang melakukan ritual penyembahan aneh seperti itu. Raja yang dipercaya sebagai keturunan dewa, setiap saat selalu dikelilingi gadis-gadis muda yang cantik jelita. Mereka harus melayani kebutuhan seksnya yang tinggi. Dan para gadis itu wajib mendalami berbagai gaya bercinta untuk memuaskan sang raja.

Istana juga diberi simbol-simbol lingga (penis) dan yoni (vagina). Tujuannya agar memberi vibrasi kekuatan bagi penghuni istana, yaitu para raja dan keluarganya, serta para menteri yang menjalankan titah raja.

Untuk itu, segala sudut istana dikerumuni para dayang telanjang yang siap memberikan pelayanan seks kepada raja. Dan yang mengerikan, tiap ruang dipajang aktifitas seksual. Dari wanita yang melakukan masturbasi dengan kayu yang dibentuk menyerupai lingga (penis), dari laki-laki yang melakukan onani untuk diambil dan ditampung spermanya, sampai pembunuhan keji dengan menancapkan kayu di kemaluan wanita atau payudaranya, atau laki-laki yang dirusak penisnya.

Pemandangan yang membangkitkan birahi sekaligus kengerian itu kian menjadi-jadi, tatkala kerajaan ini diperintah oleh Caligula. Betapa tidak. Adiknya sendiri disetubuhi. Ia senggamai istri temannya. Ia perawani tiap gadis yang jadi pengantin dan ia gelar pesta seks saban pekan. Saat itulah kaum homoseks dan lesbian meraja lela. Mereka melakukan persetubuhan massal bersama para heteroseks di kerajaan ini.

Puncaknya, ketika para petinggi kerajaan ini terus menggelar pesta, kerajaan pun mengalami devisit keuangan. Apa solusi raja untuk menutupi operasional kerajaan? Ini sungguh mengejutkan; istri dan putri para menteri serta senat pun dijual. Hanya dengan lima keping emas, putri dan istri pejabat terhormat itu bebas diapakan saja, termasuk digagah, disodomi, atau disuruh melakukan oral seks dan masturbasi.

Sistem kebijakan Caligula ini berakhir tragis. Harga diri para pejabat tinggi itu merasa diinjak-injak. Mereka akhirnya bersekongkol untuk membunuh Caligula. Dalam satu kesempatan, secara bengis para pejabat yang telah kehilangan harga diri itu membunuh Caligula, istri, serta anaknya yang masih kecil.

Popular Posts

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More